Perkuat Ketahanan Pangan, Kemenimipas Ciptakan Nusakambangan Sebagai Pulau Kemandirian
Nusakambangan – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjadikan Pulau Nusakambangan sebagai Pulau Kemandirian melalui berbagai program pemberdayaan sumber daya alam dan pemanfaatan lahan yang ada (09/09).
Menteri Imgrasi dan Pemasyarakatan beserta rombongan dalam kujungan kerjanya melakukan peninjauan BLK di beberapa Lapas Nusakambangan, antara lain BLK Pembuatan FABA, BLK Konveksi, BLK Pengolahan Sampah, dan BLK Pelintingan Rokok.
Selain itu juga meninjau Program Ketahanan Pangan seperti, Peternakan Domba, Peternakan Ayam Petelur, Peternakan Sapi, Peternakan Bebek, Budidaya Anggur, Budidaya Padi dan Jagung, Budidaya Ikan Nila dan Lele, serta Budidaya Tambak Udang Vaname.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa Nusakambangan bukan hanya dikenal sebagai pulau penjara, melainkan juga harus menjadi contoh nyata bagaimana institusi pemasyarakatan dapat berkontribusi positif bagi bangsa. Dengan menjadikan Nusakambangan sebagai Pulau Kemandirian, diharapkan terbentuk ekosistem produktif yang mampu menopang ketersediaan pangan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan Bapak Presiden perihal peningkatan produktivitas pertanian dengan pengolahan lahan. Nusakambangan diharapkan dapat menjadi pusat percontohan nasional dalam menciptakan ketahanan pangan berbasis kemandirian.
Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, Stakeholder terkait, Forkopimda Kabupaten Cilacap dan jajaran Ditjenpas.
#PHTC
#Ketapang
#KetahananPangan
#SetahunBerdampak
#Kemenimipas
#Guardandguide
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#LapsustikNK
