Dikuatkan Dalam Iman dan Pengharapan, WBP Ikuti Ibadah Bersama GPDI di Lapas Palu
Newsindonesia -- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu yang beragama Kristen mengikuti kegiatan ibadah bersama dengan GPDI EKL Lesia Palu yang dilaksanakan di Gereja Oikumene Jemaat Kalvari Lapas Palu, sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin diselenggarakan, (3/6).
Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan dipimpin langsung oleh Pdt. Yosua Pelijun. Dalam khotbahnya, beliau menyampaikan pesan tentang pengharapan di tengah keterbatasan, pentingnya pertobatan sebagai langkah perubahan diri, serta nilai kasih yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menegaskan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik selama memiliki kedekatan dengan Tuhan.
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara pihak Lapas Palu dengan GPDI EKL Lesia Palu sebagai mitra pembinaan keagamaan. Pembinaan kerohanian menjadi salah satu aspek penting dalam sistem pemasyarakatan, karena tidak hanya berfokus pada pembinaan fisik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan spiritual warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar dengan pengawasan petugas. Warga binaan tampak mengikuti ibadah dengan antusias, mulai dari pujian, doa bersama, hingga mendengarkan firman Tuhan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat memperoleh ketenangan batin, memperkuat iman, serta memiliki motivasi untuk menjalani masa pidana dengan sikap yang lebih positif. Lapas Palu berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan, rehabilitasi, dan persiapan reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.
